Senin, 24 April 2017

Cerita Istri Pelaut season 2 (Olive dari Lombok)

Artikel kali ini saya buat untuk menjawab pertanyaan para Olivers dan juga orang-orang diluar sana yang tak sedikit memandang sinis terhadap saya sebagai istri pelaut. Jika sebelumnya saya membahas tentang si Pelaut atau biasa saya menyebutnya si Popeye, sekarang giliran ngebahas pasangannya Popeye “Si Olive”. J
Jika para TNI terkenal dengan PERSITnya, Polisi dengan BHAYANGKARInya, PNS dengan DHARMA WANITAnya, maka POPEYE si PELAUT dengan OLIVEnya. Menjadi seorang Olive tentu bukan hal yang mudah untuk dijalani, bukan pula hal sulit untuk dilewati, kita hanya butuh stok sabar yang berlimpah karena untuk melewati itu semua akan banyak sekali membutuhkan kesabaran. Ada beberapa point yang ingin saya bahas disini.
1.      Mitos Pelaut Selingkuh
Ketika ditanya, setiap istri pelaut akan bilang bahwa “ Saya bangga jadi istri pelaut”.
Ya, tentu saja saya bangga. Karena pelaut adalah lelaki yang telah dididik dan dilatih untuk bertanggung jawab. Jangan lihat segelintir orang yang mengaku pelaut tapi tidak bertanggung jawab. Itu adalah satu diantara seribu.
Kebanggaan saya adalah suami saya bekerja siang dan malam demi asap dapur tetap mengepul, mencari rejeki buat keluarga. Meskipun dikatai macam-macam, dicap yang jelek-jelek, tapi suami saya tetap memberi yang terbaik buat keluarga.Menjaga hatinya buat anak istrinya.
Saya bangga, meskipun suami saya bukan pejabat, bukan pula seorang yang berpangkat. Jarang dikenal di antara masyarakat. Tapi dia lelaki yang punya kehormatan. Dan ternyata, pelaut suka selingkuh, pelaut banyak istri, lama2 menjadi mitos di tahun 2017 ini.
Karena hal itu tidak terbukti.
Gak percaya? Survey sendiri.
Dan bandingkan hasilnya dengan orang yang kerja di darat.

2.      Duit Pelaut Banyak
Tidak sedikit orang beranggapan pelaut gajinya buaannyaakkk… Udah gitu langsung masuk ke rekening istri pula. Duuuuhhh seneng pake banget yaa jadi istri pelaut, diam dirumah gajiannya tiap bulan. Hellloooo….!!! Ini sudah 2017 loohhh…
Itu duit emang banyak kalau dianggurin aja, nggk usah dipake pasti numpuk kayak gunung Rinjani kalau anak Lombok bilang. Hehe J
Disinilah fungsi kita sebagai istri, menjalankan salah satu kewajiban kita “Menjaga harta suami”. Sekarang kerjaan udah ngerangkap jadi accounting padahal dulu waktu sekolah belajarnya tentang kesehatan hewan. Buat kalian yang bilang “gaji pelaut banyak tapi susah dimintai tolong”, cukup saya jawab, “setiap orang punya kebutuhan dan prioritas”.
Saya sebagai accounting dalam rumah tangga saya tentu harus bisa mengatur keuangan agar kebutuhan keluarga saya terpenuhi. Setiap rumah tangga itu punya pergumulannya sendiri, jika dirumah saya masalahnya adalah kurang berkumpul, tapi mungkin ditempat lain adalah kurang makan. Jadi syukuri setiap rejeki yang Tuhan titipkan, baik itu sedikit ataupun banyak.

3.      Popeye sandar jadi moment yang ditunggu-tunggu
Sekian lama ditinggal berlayar tentu buat kamu rindu serindu-rindunya. Terpisahkan oleh deburan ombak di lautan tanpa komunikasi (karena signal nggak selamanya ada dilaut) tentu bikin hati dilanda kangen, saat-saat seperti ini yang membuat gejolak kasmaran semakin menggebu. Jadi, begitu kamu mendapatkan pesan bahwa sang popeye dalam perjalanan sandar akan membuat hati kamu tidak karuan, serasa baru pacaran.

4.      Kamu yang punya pasangan popeye bakal akrab sama yang namanya : video call!
Di era tekhnologi seperti sekarang ini membuat dampak positif  buat kalian yang menjalani hubungan LDR ( Long Distance Relationship ), apalagi buat kamu yang punya pasangan seorang pelaut. Ini menjadi penting buat kamu miliki. Ada banyak aplikasi smartphone yang mendukung untuk kamu menjalani LDR-an tanpa harus ribet dan bosan menunggu pasangan kamu kembali dari tugas berlayarnya.

5.      Tak dipungkiri, jadi olive bikin kamu mendadak tuli dengan omongan orang
Menjadi bahan candaan teman-temanmu sudah menjadi hal pasti bagi seorang olive. Akan tetapi itu membuat kamu kuat mental serta mendadak tuli dengan omongan-omongan yang kadang bikin kamu jadi  ngenes sendiri. Keseruan akan muncul ketika kamu menemukan joke untuk menjatuhkan candaan temanmu. 

6.      Olive dengan sekuat tenaga akan menjaga kesetiaannya
Tidak ada yang tahu bagaimana keadaan laut sebenarnya, karena alam selalu bekerja tanpa terduga. Teramat keras kehidupan seorang pelaut, perjuangannya menempuh ribuan mil serta menghadapi badai yang bisa datang kapan saja, semua itu tulus dipersembahkan seorang pelaut kepada keluarga dan seseorang yang dicintainya. Maka, beruntunglah kamu sebagai pasangan seorang pelaut, dia rela menempuh segala kesusahan hanya untuk melukis senyum diwajahmu. Dengan pengorbanan yang begitu luar biasa, kesetiaan dalam penantian adalah harga mati untuk diberikan kepada para pelaut sejati. 

Sedikit membosankan memang jadi seorang olive jika ditinggal dalam waktu yang sangat lama, tapi jangan salah, dia adalah perempuan tahan banting dalam segala kondisi. Jadi, dia sangat paham apa yang harus dia lakukan dalam masa penantian.
Cinta memang penuh tantangan, jika kamu siap tahan banting maka serangkaian keseruan diatas akan kamu alami. Siapkan dirimu ya!





Tidak ada komentar:

Posting Komentar