Artikel kali ini saya
buat untuk menjawab pertanyaan para Olivers dan juga orang-orang diluar sana
yang tak sedikit memandang sinis terhadap saya sebagai istri pelaut. Jika
sebelumnya saya membahas tentang si Pelaut atau biasa saya menyebutnya si
Popeye, sekarang giliran ngebahas pasangannya Popeye “Si Olive”. J
Jika para TNI terkenal
dengan PERSITnya, Polisi dengan BHAYANGKARInya, PNS dengan DHARMA WANITAnya,
maka POPEYE si PELAUT dengan OLIVEnya. Menjadi seorang Olive tentu bukan hal
yang mudah untuk dijalani, bukan pula hal sulit untuk dilewati, kita hanya
butuh stok sabar yang berlimpah karena untuk melewati itu semua akan banyak
sekali membutuhkan kesabaran. Ada beberapa point yang ingin saya bahas disini.
1. Mitos
Pelaut Selingkuh
Ketika
ditanya, setiap istri pelaut akan bilang bahwa “ Saya bangga jadi istri
pelaut”.
Ya, tentu saja
saya bangga. Karena pelaut adalah lelaki yang telah dididik dan dilatih untuk
bertanggung jawab. Jangan lihat segelintir orang yang mengaku pelaut tapi tidak
bertanggung jawab. Itu adalah satu diantara seribu.
Kebanggaan
saya adalah suami saya bekerja siang dan malam demi asap dapur tetap mengepul,
mencari rejeki buat keluarga. Meskipun dikatai macam-macam, dicap yang
jelek-jelek, tapi suami saya tetap memberi yang terbaik buat keluarga.Menjaga
hatinya buat anak istrinya.
Saya bangga,
meskipun suami saya bukan pejabat, bukan pula seorang yang berpangkat. Jarang
dikenal di antara masyarakat. Tapi dia lelaki yang punya kehormatan. Dan
ternyata, pelaut suka selingkuh, pelaut banyak istri, lama2 menjadi mitos di
tahun 2017 ini.
Karena hal itu tidak terbukti.
Karena hal itu tidak terbukti.
Gak percaya? Survey
sendiri.
Dan bandingkan hasilnya dengan orang yang kerja di darat.
Dan bandingkan hasilnya dengan orang yang kerja di darat.
2. Duit
Pelaut Banyak
Tidak sedikit orang beranggapan pelaut
gajinya buaannyaakkk… Udah gitu langsung masuk ke rekening istri pula. Duuuuhhh
seneng pake banget yaa jadi istri pelaut, diam dirumah gajiannya tiap bulan.
Hellloooo….!!! Ini sudah 2017 loohhh…
Itu duit emang banyak kalau dianggurin
aja, nggk usah dipake pasti numpuk kayak gunung Rinjani kalau anak Lombok
bilang. Hehe J
Disinilah fungsi kita sebagai istri,
menjalankan salah satu kewajiban kita “Menjaga harta suami”. Sekarang kerjaan
udah ngerangkap jadi accounting padahal
dulu waktu sekolah belajarnya tentang kesehatan hewan. Buat kalian yang bilang
“gaji pelaut banyak tapi susah dimintai tolong”, cukup saya jawab, “setiap
orang punya kebutuhan dan prioritas”.
Saya sebagai accounting dalam rumah tangga saya tentu harus bisa mengatur
keuangan agar kebutuhan keluarga saya terpenuhi. Setiap rumah tangga itu punya
pergumulannya sendiri, jika dirumah saya masalahnya adalah kurang berkumpul,
tapi mungkin ditempat lain adalah kurang makan. Jadi syukuri setiap rejeki yang
Tuhan titipkan, baik itu sedikit ataupun banyak.
3.
Popeye
sandar jadi moment yang ditunggu-tunggu
Sekian
lama ditinggal berlayar tentu buat kamu rindu serindu-rindunya. Terpisahkan
oleh deburan ombak di lautan tanpa komunikasi (karena signal nggak selamanya ada dilaut) tentu bikin hati dilanda kangen,
saat-saat seperti ini yang membuat gejolak kasmaran semakin menggebu. Jadi,
begitu kamu mendapatkan pesan bahwa sang popeye dalam perjalanan sandar akan
membuat hati kamu tidak karuan, serasa baru pacaran.
4.
Kamu
yang punya pasangan popeye bakal akrab sama yang namanya : video call!
Di
era tekhnologi seperti sekarang ini membuat dampak positif buat kalian yang menjalani hubungan LDR ( Long Distance Relationship ), apalagi
buat kamu yang punya pasangan seorang pelaut. Ini menjadi penting buat kamu
miliki. Ada banyak aplikasi smartphone
yang mendukung untuk kamu menjalani LDR-an tanpa harus ribet dan bosan menunggu
pasangan kamu kembali dari tugas berlayarnya.
5.
Tak
dipungkiri, jadi olive bikin kamu mendadak tuli dengan omongan orang
Menjadi
bahan candaan teman-temanmu sudah menjadi hal pasti bagi seorang olive. Akan
tetapi itu membuat kamu kuat mental serta mendadak tuli dengan omongan-omongan
yang kadang bikin kamu jadi ngenes
sendiri. Keseruan akan muncul ketika kamu menemukan joke untuk menjatuhkan candaan temanmu.
6.
Olive
dengan sekuat tenaga akan menjaga kesetiaannya
Tidak
ada yang tahu bagaimana keadaan laut sebenarnya, karena alam selalu bekerja
tanpa terduga. Teramat keras kehidupan seorang pelaut, perjuangannya menempuh
ribuan mil serta menghadapi badai yang bisa datang kapan saja, semua itu tulus
dipersembahkan seorang pelaut kepada keluarga dan seseorang yang dicintainya.
Maka, beruntunglah kamu sebagai pasangan seorang pelaut, dia rela menempuh
segala kesusahan hanya untuk melukis senyum diwajahmu. Dengan pengorbanan yang
begitu luar biasa, kesetiaan dalam penantian adalah harga mati untuk diberikan
kepada para pelaut sejati.
Sedikit
membosankan memang jadi seorang olive jika ditinggal dalam waktu yang sangat
lama, tapi jangan salah, dia adalah perempuan tahan banting dalam segala
kondisi. Jadi, dia sangat paham apa yang harus dia lakukan dalam masa
penantian.
Cinta
memang penuh tantangan, jika kamu siap tahan banting maka serangkaian keseruan
diatas akan kamu alami. Siapkan dirimu ya!





